Search This Blog

Thursday, 13 February 2014

Gingerale Jameson

Chit-chat time with friends at the kitchen with some alkohol is a great time...
My housemate made a ginger ale Jameson this time...

Ingredients

Squeeze of 1 lime

2 shots or 4 cl of jameson irish whiskey

and fill the glass with ginger ale..

The taste is really fresh....

Nice cocktail, nice friends and nice chit-chat


Wednesday, 12 February 2014

hot and spicy

I'm craving of indonesian's food... Many times I've heard my friends and also me :) said it... For me especially  hot and spicy one...
who said that we couldnt cook our favorite dish when we are abroad??
so today I'll cook my favorite dish hot and spicy peanut tempe*(kering tempe) and shrimp chili sauce (sambal udang)
*tempe is fermented soy bean

ingredients

tempe
peanut 300 gr
lemon leaves 4 pieces
chili 10-15 pieces
tomaten sauce 3 tablespoons
shalott 4 cloves
a pinch of salt and sugar

Direction:
Cut tempe in strap
Blend the chili and shalott


1. Deep fry tempe and peanut separately and set aside till cooling down..

2. Heat the pan with 3 tablespoon of cooking oil and stir the blended chili paste for 2-3 minutes.
3. Add lemon leaves and tomaten sauce stir for about 5 minutes.
4. Add salt and sugar. Taste it and when its done set aside till cooling down.


Cooling down 

5. Mix it

And I get 2 bottles of kering tempe :))


If you had dried anchovy you can also deep fry it and add it on this dish.. and the flavour would be more tasty.

dried anchovy


For the second recipe its the same chili sauce then I put the shrimp (about 400 gr) in it. 


So you have to cook the chili sauce first and when its cooked add shrimp and stir it for about 5 minutes.. 


 It is so easy with this chili sauce you could add manything that you like such as egg ( like what I did ;p) or deep fried eggplant or deep fried potato, etc...

Have a happy cooking :D
xoxo




Tuesday, 11 February 2014

10 first things to do in German

yuhuuu akhirnya dapat visa...

Apa aja yang mesti kamu lakukan sebelumnya dan sesudahnya???

1. Selagi masa penantian visa coba cari-cari info untuk tempat tinggal d kota tujuan... atau coba kontak PPI (persatuan pelajar Indonesia) biasanya sering ada info-info siapa yang mau nyewain kamarnya..
atau di website

untuk asrama (sementara mending ambil yang swasta karena yg punya universitas biasanya full dan kita masuk waiting list)
http://house-of-nations.de/cms/

untuk shared apartment
http://www.wg-gesucht.de/

2. Sesampainya di German yang harus dilakukan pertama adalah lapor diri ke kantor pemerintahan Jerman.. namanya Polizei Anmeldung kamu bisa lakukan di Rathaus mana aja tidak tergantung mesti di distrik tempat kamu tinggal...

Ketik polizei anmeldungsformular dan download formulirnya


Cek jam buka rathausnya karena ada beberapa rathaus yang mesti pake termin aka janji...

3. Sesudah lapor diri kamu bisa ke bank untuk mengaktivkan rekeningmu. Tapi di sini kartu ATM gak langsung didapat melainkan akan dikirimkan ke rumah beserta PINnya

* Sebaiknya dari Indo membawa sedikit cash atau kalo kamu punya kartu ATM indo kamu bisa tarik tunai.

4. Kalo les bahasa kamu bisa ke tempat lesnya dan mendaftar ulang. KAlo di hartnackschule mereka juga mengadakan placement test jadi kamu bisa menguji dirimu lagi sebelon dimasukkan ke level yang kamu mau.

5. Jangan lupa untuk lapor diri juga di kedutaan besar Republik Indonesia. Gak di semua kota di Jerman ada KBRI dan konsulat, tapi kamu bisa cek di website resminya dimana dan gimana kamu bisa lapor diri.

6. Daftar asuransi... Ini sangat perlu walau keliatannya gak penting.. karena sekalinya kamu sakit bayarnya bisa mahal banget... sementara kalo kamu blon jadi student di universitas kamu masih bisa pake asuransi dari swasta.. kekurangan dari asuransi swasta mereka tidak mengcover semua pengobatan karena itu kamu bayarnya juga lebih murah sekitar 30-40 Euro/bln. 
Beberapa perusahaan asuransi swasta:

- care concept
http://www.care-concept.de/krankenversicherung/sprachschueler_und_studenten/auslaendische_studenten_versicherung_e-antrag.php

- mawista
http://www.mawista.com/krankenversicherung-fuer-auslaender/krankenversicherung-fuer-studenten/

- klemmer
http://www.klemmer-international.com/de/reiseversicherungen-fuer-schueler-und-studenten/in-deutschland-oder-oesterreich/krankenversichert-im-studium-kvds.html

KAlo kamu udah jadi student di universitas kamu uda gak bisa pake asuransi yang swasta lagi tapi harus yang gesetzlich krankenkasse...

7. Beli tiket transportasi bulanan... coba cek kalo ada promo atau ada beberapa type untuk tiket seperti di BErlin ada tiket AB atau ABC dan tiket yang berlaku 24 H atau tiket yang berlaku up 10 AM

8. Di Jerman teknologi sangat maju dan biasanya mereka sangat mandiri. Tanyakan ama temanmu website untuk mengecek transportasi di dalam kota dan kota sekitarnya..
di BErlin
untuk di dalam kota bisa cek di www. BVG.de
untuk ke kota sekitarnya bisa cek di www.VBB.de

9. Buat zaman sekarang gak ada mobile sepertinya kuno banget. Setiap anak yang datang pasti langsung pengen tetep bisa komunikasi ke indonesia... Ada beberapa provider yang bisa kamu pilih dengan kekurangan dan kelebihannya mesti cek sendiri waktu kamu mau beli...
Beberapa provider O2, Vodafone, Base, T2mobile, dll...

10. Biasanya kita datang ke Jerman dengan visa yang berlaku 3 bulan.. nah di bulan ke-3 kita di Jerman artinya kita harus perpanjang visa... Kita mesti ke Ausländerbehörde... coba cek di website untuk jam bukanya... Untuk yang di BErlin disarankan untuk ambil Termin atau buat janji online di websitenya...
Pengalamanku dulu sebelum ada layanan termin online... Ausländerbehörde buka jam 7 pagi aku udah cabut dari rumah jam 5 pagi waktu itu winter yang saljunya lagi tebal pula, yampe di sana jam 6 ngantri diluar pagar, begitu pagar dibuka semuanya langsung lari dan menyerbu mesin-mesin untuk nomer tunggu.... Alhasil aku pun mesti menunggu 2 jam... Jam 9 baru kelar... 

Dokumen yang dibutuhkan: Bestätigung dari Sprachkurs oder Immatrikulationbescheinigung dari Universität, polizei Anmeldung, Kontoaufzug, Mitgliedbescheinigung dari Krankenkasse, Paspor dan Pas foto 3x4...

Untuk visa biayanya beda-beda tergantung kamu dikasih perpanjangan berapa lama dan dikasi dalam bentuk biometric card atau ditempel di paspor... Kamu bisa bawa cash atau bawa kartu ATM its not a big problem.


Viel Spass und viel Erfolg in Deutschland...








10 steps to go to German

Aku akan menulis pengalamanku untuk memulai perjalananku di negara yang terkenal dengan teknologinya ini...

First of all aku gak pernah membayangkan akan menempuh pendidikan di german ini, karenanya begitu memutuskan untuk belajar di sini aku pun berusaha mencari informasi melalui internet dan tanya ama temanku yang sekolah di german.

Berikut langkah-langkah yang aku ambil:
1. Cari info untuk kursus bahasa German karena sesudah mengecek di German embassy website untuk mengajukan visa study kita mesti punya sertifikat bahasa German minimal tingkat A1. 
Aku cari lagi di internet untuk kursus bahasa GErman. Mesin pencari memunculkan nama Goethe Institut dan akhirnya aku ambil kelas super intensif di Goethe Institut. Terus aku ikut ujian A2 d Goethe Institut. Nah keuntungannya di Goethe Institut mereka seringkali mengadakan seminar kerjasama dengan DAAD dan jadi bisa tahu banyak info untuk sekolah di sini. Bisa juga tanya-tanya dengan para pengajar di Goethe Institut.

2. LAngkah ke 2 yang aku ambil menterjemahkan semua dokumen yang dibutuhkan dengan penerjemah tersumpah.

3. Terus dokumen yang udah diterjemahkan itu aku kopi perbanyak dan dilegalisir di kedutaan Jerman. Sebelumnya biar gak bolak balik ke kedutaan, print formulir untuk membuka rekening di bank jerman. Formulir ini nantinya harus dikirim ke Jerman tapi harus ditanda-tangani di depan petugas di kedutaan.

4.Ini sangat penting, untuk study di sini setiap anak diwajibkan untuk punya deposit minimal untuk hidup 1 tahun di jerman. Tahun 2010 itu masih 7608 Euro untuk Berlin. MEsti cek dan ricek dengan pihak banknya dan tiap kota juga berbeda-beda.
Oh yah deposit ini akan menjadi uang bulanan kita di sini, kalo aku dulu 634 Euro/ bulan.
Untuk formulirnya

ini untuk yang umurnya > 18 tahun
https://www.deutsche-bank.de/pfb/data/docs/pk-kredit_finanzierung-db_international_kontoeroeffnungsantrag_fuer_auslaendische_studenten_ab_achtzehn_jahre.pdf

ini untuk yang umurnya < 18 tahun
https://www.deutsche-bank.de/pfb/data/docs/pk-kredit_finanzierung-db_international_kontoeroeffnungsantrag_fuer_auslaendische_studenten_unter_achtzehn_jahre.pdf

Kirim formulirnya ke Jerman (karena mahal dulu kita ngirimnya barengan jadi 1 amplop besar tapi di dalamnya ada 4 amplop terpisah)

5.Kamu harus nunggu beberapa hari untuk mendapatkan jawaban melalui email dari pihak Deutsche BAnk kalo rekeningmu sudah ada dan kamu bisa ngirimin duitmu ke rekening itu. Masukin duitnya dan tunggu lagi beberapa minggu sampai suratnya nyampe ke rumahmu.

6. Daftar universitas di Jerman atau kursus bahasa di Jerman. Aku dulu daftar di kursus bahasa 'Hartnackschule' bisa cek di websitenya http://www.hartnackschule-berlin.de/
atau kalau kamu mau langsung daftar ke universitas untuk studienkolleg atau Master cek di DAAD
https://www.daad.de/deutschland/studienangebote/de/

* Kalau ada jurusan yang kamu suka, kamu boleh langsung tulis email ke universitasnya untuk menanyakan lebih jelas gimana daftarnya dan apa yang harus kamu persiapkan.

nah untuk daftar ke universitas, biasanya sekarang mesti daftar melalui uni-assist... cek di websitenya untuk universitas dan kapan deadline untuk mendaftar http://www.uni-assist.de/

7. Sesudah daftar... kamu mesti tunggu beberapa hari atau bisa beberapa minggu untuk mendapatkan surat undangan dari kursus bahasa atau dari universitas.

8. Akhirnya saat untuk mengajukan visa.. Surat undangan itu adalah yang paling penting untuk mendapatkan visa. Print formulirnya http://www.jakarta.diplo.de/contentblob/4004566/Daten/3547935/antragsformular_deutsch_indonesisch.pdf
Isi semua formulir dan bawa semua dokumen yang sudah diterjemahkan dan legalisirnya plus paspor plus buat CV dalam bahasa Inggris atau Jerman (lebih baik Jerman sih...) 
*Sebaiknya yang asli alias terjemahan pertama disimpan kalau mau ngasih mending yang sudah dilegalisir, jadi kamu masih bisa untuk memperbanyak dokumenmu kalo kamu butuh.

KAlo dulu aku datang ke kedutaan itu tanpa janji tapi menurut info terbaru sekarang harus pakai janji...
lebih jelas cek sendiri di websitenya deutsche Botschaft in Indonesien.

9. Di Kedutaan kamu gak boleh membawa barang-barang elektronik seperti HP... HP harus dititipkan di locker di pintu masuk.
Saatnya mengajukan visa.. biasanya akan ditanya-tanya sedikit mau napain di sini? beda-beda seh pertanyaannya.. but its ok santai aja.... trus waktu itu aku udah dikasih info ama petugasnya kalo visa untuk kota Berlin itu paling lama keluarnya minimal sekitar 8 minggu.
Trus aku di suruh tunggu karena mau diambil cap jari di ruangan yang beda. Pokoknya santai aja dan ikutin semua prosedurnya.. :D

10. Sesudah nunggu 2 bulan akhirnya visaku keluar.... Saatnya untuk booking tiket...
Biasanya yang suka kasi promo adalah maskapai-maskapai dari timur tengah seperti emirates, qatar dan etihad... di cek aja..

TIPS: selagi ngeles bahasa kamu uda bisa daftar-daftar ke universitas atau kursus bahasa begitu juga untuk pengajuan pembukaan rekening di deutsche bank...

herzlich willkommen in Deutschland
xoxo

Friday, 7 February 2014

Japanese Bistro

Finally today I tried the food at the japanese bistro near my apartment... Since August last year I moved to my new apartment and every time I passed by the bistro and said I want to try their food... But unfortunately it never happened till today..

The bistro's name is Heno Heno (への への)


The place is simple with a liitle bit Japanese decoration


Now about the food... Their menu is appetizer like edamame (young soybean), miso soup, etc and main menu is rice (don), noodle (udon and soba) and snack like onigiri (rice ball)...
The price and the portion is super good.. they also have small, medium and large portion.. so Ladies dont worry you can get a compatible price for your tiny portion...

and here it is what I've eaten


small portion of gyu-don (stew beef with rice) with onsen tamago (boiled egg) plus genmai cha
also neverthless the 'sichimi' chili powder

The taste was very good... and worth it to try... 

NOTE: in Berlin or in German there are many chinese, thailand or vietnamese bistro. 

*Genmai Cha is green tea combined with roasted brown rice... I love the smell of this tea...
*Sichimi is a spicy powder assortment of dried chilli pepper and other seasonings...

I will put the bistro's link below and check for the opening-hours and also the price... :D
Hope you guys will enjoy the food there...

http://henoheno.de/